Hal yang paling mendasar pada sebuah program adalah aktifitas CRUD (Create Read Update Delete). Bagi programmer hal ini adalah hal yang paling membosankan.. karena sebagian besar fungsionalitas yang ada sama cuman berbeda difieldnya saja. oleh karena itu saya coba mengextend sebuah controller yang bernama CRUD_Controller.
Secara fungsionalitas CRUD_controller mirip dengan scaffolding. tetapi dengan crud controller ini kita diberi keleluasaan untuk memodifikasinya. mulai dari validasi, tabel berelasi dll
adapun feature yang sudah ada di versi satu ini adalah
1. CRUD (jelas)
2. Kemudahan Mekanisme custom template dan validation
3. Tidak hanya untuk satu table, dua/tiga juga bisa. tinggal mengextend modelnya saja
berikut adalah contoh singkatnya
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 | <?php class Welcome extends CRUD_Controller { function __construct() { parent::__construct(); //$this->controller_path = 'welcome'; $field[]= array( 'display_name' => 'ID', 'field_name' => 'id', 'width' => 60, 'displayable' => true, 'sortable' => true, 'editable' => false, 'searchable' => false, 'align' => 'left' ); $field[]= array( 'display_name' => 'Nama Mata Pelajaran', 'field_name' => 'nama_matpel', 'width' => 60, 'displayable' => true, 'sortable' => true, 'editable' => true, 'searchable' => false, 'align' => 'left', 'input_param' => array( 'type' => 'textbox', 'width' => 50, 'class' => 'required', 'label' => 'Nama Mata Pelajaran' ) ); $field[]= array( 'display_name' => 'Tahun', 'field_name' => 'tahun', 'width' => 60, 'displayable' => true, 'sortable' => true, 'editable' => true, 'searchable' => false, 'align' => 'left', 'input_param' => array('type' => 'textbox', 'width' => 10, 'class' => 'required', 'label' => 'Tahun Pelajaran' ) ); $this->fields = $field; $this->set_model('master_model'); } } /* End of file welcome.php */ /* Location: ./system/application/controllers/welcome.php */ |
Tutorial dan sourcecode bisa di download di http://webwoorks.net/
Selamat mencoba!!
ini adalah hasil dari quiz di http://www.doolwind.com/index.php?page=11
Your programmer personality type is:
PHTB
You’re a Planner.
You may be slow, but you’ll usually find the best solution. If something’s worth doing, it’s worth doing right.
You like coding at a High level.
The world is made up of objects and components, you should create your programs in the same way.
You work best in a Team.
A good group is better than the sum of it’s parts. The only thing better than a genius programmer is a cohesive group of genius programmers.
You are a liBeral programmer.
Programming is a complex task and you should use white space and comments as freely as possible to help simplify the task. We’re not writing on paper anymore so we can take up as much room as we need.
Akhir-akhir ini saya mendapat kesempatan untuk memaintain sistem informasi disalah satu kementrian negara. Berdasarkan keterangan dan pengamatan yang saya lakukan, kementrian ini mempunyai desain yang cukup baik. Ada semangat yang besar untuk melakuakan efesiensi dibidang admisitrasi. Menurut ward, kesuksesan sebuah organisasi dalam mengeksekusi Strategic Planing Information System mereka ditentukan oleh tujuh faktor yaitu :
Pada awal tahun 80-an, Perancangan Strategis Sistem Informasi (PSSI) telah dikenal sebagai salah satu isu manajemen informasi yang terpenting sepanjang dekade (Galliers, 1987). King (1988) adalah orang pertama yang melakukan penelitian tentang bagaimana tingkat keefektifitasan PSSI didalam organisasi. Setelah itu banyak riset yang serupa dilakukan oleh peneliti lainnya untuk mengukur kesuksessan PSSI (Earl, 1993). Penelitian-penelitian ini menghasilkan sejumlah faktor kesuksesan, kesulitan pada pengukuran ekfektifitas dan lain-lain. Berdasarkan penelitian penelitan yang telah dilakukan tersebut dapat diambil ringkasan dari faktor kesuksesan PSSI diantaranya :
Menurut sebuah web survei yang dilakukan di USA pada bulan desember 2004, dapat diketahui PSSI menempati posisi ke-4 dari 10 top isu IT yang dihadapi perusahaan (Maltz & DeBois, 2005). Enviromental Turbolence yang terjadi menyebabkan resiko kegagalan IS menjadi lebih besar. Lederer dan sethi (1988) menunjukkan bahwa hanya 24% dari project yang teridentifikasi dalam sebuah sistem informasi strategik yang dapat benar-benar diimplementasikan. Alasan kenapa banyak perencanaan yang tidak terealisasi adalah bukan masalah teknis, tetapi lebih banyak disebabkan masalah sosial. PSSI seharusnya mengurangi potensi konflik (Segars & Grover, 1998). Read the rest of this entry »
Quam velit dapibus quam, ornare suscipit tortor nisl ut tellus.
Frequently Asked Questions (FAQ) »